BAB 30

1769 Words

Aku terus mengikuti langkah kaki Reny yang sudah tidak lagi berjalan dengan sangat cepat. Semenjak, dia tidak melihat sosok pengawas yang dimaksudnya itu, perempuan ini mulai terlihat lebih tenang. Dia tidak lagi terlihat seperti seseorang yang sedang dikejar oleh rentenir. “Nah, ini ruang makan kita,” kata Reny memperlihatkan sebuah ruangan yang luas yang berisikan meja- meja panjang dan juga kursinya. Di ujung ruangan ini, aku juga melihat deretan makanan yang bisa kita pilih untuk di makan oleh para siswa yang ada di sini. Dari daftar menu yang ada di sini, semuanya merupakan makanan- makanan sehat. Aku pun sudah membayangkan rasa dari makanan- makanan itu. Rasa gurih dan manis yang berlebih, pasti tidak akan ada di sana. “Kamu bisa lihat sendiri kan, kita bisa memilih makanan yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD