Bab 4

870 Words

“Saya kenapa?” potong Dirga, dia menatap Elsa dan tersenyum ramah. Sedangkan   “Eh? Eng.. enggak jadi Mas.” Sedetik kemudian, keduanya terdiam, suara perut Elsa memecah keheningan dan membuat Dirga tertawa terbahak-bahak. Sungguh malu saat ini Elsa. Elsa meluruskan kakinya yang seharian pegal menggunakan high heels, dia tidak terbiasa menggunakan heels berjalan kesana kemari, diam-diam Elsa melepaskan heelsnya di bawah meja makan. Dia bersama Dirga saat ini berada di restoran mewah makanan khas Itali.  "Kalau kamu enggak nyaman lepas saja," ucap Dirga tersenyum.  Perhatian, tampan dan cool. Dirga memang lelaki idaman wanita manapun, dia sangat peka terhadap perasaan wanita. Sejak awal bertemu dengan Dirga, Elsa merasakan kehangata dan kenyamanan bersamanya. Tatapan Dirga beralih ke k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD