Jangan Membahas itu

2000 Words

Malam sudah menggantung gelap di langit, dihiasi bintang-bintang yang berkelip malu-malu, sementara angin malam yang lembut menghembus dari arah laut, membawa hawa dingin yang menyusup ke dalam vila. Waktu sudah menunjuk angka delapan malam, saat Sera akhirnya melangkah keluar dari kamar setelah menghabiskan waktu untuk berdandan. Ia mengenakan mini dress berwarna merah terang tanpa lengan yang memeluk tubuhnya dengan sempurna, menciptakan siluet indah yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Rambut panjangnya yang digerai jatuh melambai di punggungnya, memberikan kesan anggun namun juga menggoda. Mata Sera berkilat puas saat ia mematut dirinya di cermin untuk terakhir kali sebelum keluar dari kamar. Namun, semua perhatian pada penampilannya seketika sirna ketika matanya tertuju pada rua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD