Kata-kata itu terasa seperti palu yang menghantam d**a Sera. Ia tahu bahwa dunia yang mereka jalani tidak memberikan banyak pilihan, tapi mendengar Dante mengatakannya dengan begitu tenang, seolah-olah ia sudah menerima nasibnya, membuat Sera merasa mual. Bagaimana mungkin Dante bisa begitu tenang ketika berbicara tentang kematian? Bagaimana mungkin ia bisa merencanakan sesuatu yang begitu berbahaya tanpa sedikit pun rasa takut? Sera menggenggam tangannya erat, merasakan dorongan kuat di dalam dirinya yang sulit ia abaikan. "Kalau begitu, kau harus mengandalkan aku, Dante," katanya, suaranya dipenuhi dengan keyakinan yang tak tergoyahkan. Dante menoleh, memperlihatkan seulas senyum samar yang hanya semakin mempertegas pesona misteriusnya. "Untuk apa?" tanyanya kemudian, nada suaranya r

