Cemburu?

2319 Words

Hari ini aku harus segera bergegas ke café untuk menemui Bagas. Aku harus memberitahunya kalau aku akan mengundurkan diri. Daffin dari semalam selalu bilang itu terus. Heran deh, padahal kalau aku kerja ‘kan, bisa menambahi kebutuhan biaya hidup. Ini malah dilarang. “Daf, aku berangkat dulu ya.” “Kemana?” “Café.” Aku mulai mengambil sepatu dan menaruhnya di bawah. “Ngapain ke café?” Aku mengernyit. Dia amnesia? Kenapa bisa lupa sama perkataannya semalam. “Daf, umur kamu tuh belum setengah abad lho, kenapa bisa jadi pelupa gini sih?” “Pelupa?” “Ho.o, bukannya semalam kamu ya yang nyuruh aku untuk segera menemui Bagas dan meminta buat mengudundurkan diri. Lupa?” “Aku nggak nyuruh kamu nemuin Bagas, aku hanya menyuruh kamu untuk mengundurkan diri.” “Sama aja oon.” Setelah mengatakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD