Aku, Kamu, dan Masa Lalu 2

1836 Words

Aku tetap meyakinkan Papa, tidak peduli jika nanti Nana akhirnya setuju. Resikonya besar, tapi hatiku sangat yakin. Mama tidak langsung setuju waktu itu, beliau marah besar, tidak ingin aku menikah secepat itu, apalagi dengan gadis yang tidak tahu asal-usulnya. Sebenarnya aku tidak setuju dengan perkataan beliau, karena aku sendiri juga tidak jelas asal-usulnya. Tapi aku tidak berani melawan, yang kulakukan adalah meyakinkannya. "Mama nggak setuju, Fin. Lebih baik kamu sama Raisa, dia yang lebih tahu tentang kamu." Iya, Raisa memang sudah banyak membantuku. Dia sudah menjadi teman dekatku selama aku sakit, dia adalah seorang psikiater, umurnya dua tahun lebih tua dariku. Dia juga yang membantuku untuk mencoba sembuh dan melawan ketakutanku, itulah mengapa Mama sangat berharap aku bisa b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD