Edward kembali ke rumah sakit setelah pertemuan gagal itu. Ia tidak bermaksud mengacaukan rapat, tetapi apa yang dibahas benar-benar mengganggunya. Bukan pula ia ingin mengabaikan tugas, tetapi setidaknya para petinggi itu bisa memberikan penjelasan yang jelas, sehingga Edward tidak merasa bak orang bodoh yang hanya mengangguk patuh ketika diperintah. Siapa yang tahu jika rahasia kepolisian itu ternyata bukan sesuatu yang baik. Sekali lagi, Edward tidak sedang sok idealis. Ia hanya tidak mau merepotkan dirinya sendiri di masa depan andai terdapat tindakan buruk dari pekerjaan yang ia jalankan. Edward melihat beberapa penjaga Drystan yang berlalu-lalang di area rumah sakit. Pria-pria berwajah seram dengan pakaian hitam itu menyebar di sekitar rumah sakit. Dua orang berjaga di pintu utama

