Drystan diikat pada sebuah kursi dan wajahnya ditutupi. Berkali-kali ia menolehkan kepalanya tetapi sama sekali tidak bersuara. Ia tidak tahu mengapa bawahan Suoh Senjuuro melakukan ini kepadanya jika memang Senjuuro ingin agar ia juga menyaksikan bagaimana Izumo dan Edward dihukum karena dianggap pengkhianat olehnya. Menit-menit berlalu hanya dengan seperti itu, hanya suara langkah kaki dan pembicaraan dalam bahasa Jepang yang Drystah tidak paham saja yang ia dengar. Drystan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, ia juga tidak tahu bagaimana nasib Reiner dan Reina karena sejak mulutnya dibekap, ia sudah benar-benar terpisah dengan keduanya. Bagaimana caranya ia tahu keadaan Si Kembar kalau dia sendiri bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi. Drystan mengernyit dalam gelap karena wajah

