Hampir setengah jam Drystan membereskan kamar yang ia tempati selama tinggal bersama Edward. Karena ia sendiri datang tanpa membawa apapun, tidak banyak barang yang harus ia bereskan dan lebih terfokus ke bersih-bersih, mengganti seprei, dan merapihkan beberapa hal. Ia mengusap peluh yang menetes di sekitar pelipisnya dan tersenyum puas melihat kondisi kamar yang jauh lebih baik daripada saat ia bangun tadi. Segera ia keluar dari kamar setelah sebelumnya membersihkan diri dan berganti pakaian. Edward dan Izumo tengah duduk dan asyik mengobrol ketika Drystan keluar. Keduanya sama-sama menoleh dengan ekspresi berbeda. Izumo mengulas senyum ceria, sementara Edward hanya memandang datar padanya. Drystan, meski sebenarnya merasa kaku di antara mereka masih berusaha untuk menutupi itu semua den

