Kosong. Drystan memandang ruangan itu dengan raut tak terbaca. Jujur saja, ia bingung harus senang atau sedih karena mendapati ruangan itu kosong. Sedih karena tidak berhasil menyelamatkan Izumo kah? Atau sedih karena ia khawatir Edward akan kecewa padanya? Dan jujur saja, ada setitik kebahagiaan bahwa ia tidak perlu bertemu dengan wanita itu. Dia yang tiba-tiba datang dan merebut seluruh atensi Edward. Bahkan meski Izumo mungkin lebih dulu mengenal Edward daripada Drystan, keduanya sudah lama tidak bertemu dan kembali menjadi orang asing. Karena itulah, Drystan cukup kesal karena Izumo bisa dengan mudah merebut atensi Edward dan membuat pria itu seketika mengabaikannya. Ya, sebenarnya Edward memang jenis orang yang tidak benar-benar menunjukkan atensinya kepada apapun dan siapa pun. Sh

