" Terima kasih ya sudah nganter." ujar Sassy saat mobil yang dikemudikan Rey mendekatpi gerbang rumah nenek ," Disini aja, katanya tadi mau langsung pulang." " Gak jadi." sahut Rey, berpandangan dengan tampang jahil dengan istrinya saat melihat mobil hitam Luke terpakir disana. " Kangen teh nenek." Reina mendahului keluar. Sassy mengangkat bahu, dan menghela nafas panjang saat menyadari kehadiran Luke didalam sana. " Abang sering kesini ?" tanya Reina. " Beberapa kali." sahut Sassy pelan, merasa tidak ada gunanya menyembunyikan dari mereka. " Kok kamu gak cerita ?" " Gak nanya, emang harus laporan ya ?" " Gak berani kakak ipar pertama." goda Reina ," sore, nek ... ada tamu nih ?" serunya sambil menghapiri dan memeluk perempuan kurus itu. Nenek terkekeh ," sehat kandunganmu ?" " S

