Érique menghembuskan nafas lega. Informasi tentang Mike bisa ia dapatkan dengan mudah berkat Josephine. Dia melirik Victoria yang sedang mengelus perut buncitnya. "Akhirnya bisa makan siang juga. Baby pasti sudah kelaparan." Seru Érique membuat Victoria memandangnya dengan senyum mengembang. Meski ia masih sungkan dengan Érique, wanita itu bersyukur bahwa Érique masih perhatian pada janinnya. "Kuras begitu." Balas Victoria singkat. Apa yang terjadi padanya belakangan ini, membuatnya lebih tertutup. Dia tak ingin manja lagi. Dia sadar bahwa ia sebentar lagi akan menjadi seorang ibu. Érique ikut mengelus perut buncit wanitanya sebentar lalu menyalakan Rolls Roys-nya. Dia mengerti akan sikap Victoria, ini semua salahnya. Dia tahu wanita itu masih menyimpan rasa takut dalam dirinya. Mobil

