25

1073 Words

"Malam ini Mas cuma mau meluk Aya, boleh?" gue hampir keselek angin sama pertanyaan Mas Azzam, Mas Azzam kesambet apa begimana? "Mas, Mas sehat? Mas gak lagi sakitkan?" air mata yang seharusnya mau tumpah malah gak jadi karena ucapan Mas Azzam barusan, ini aku yang salah denger apa memang Mas Azzam yang gak sadar sama ucapannya? Ngaur gitu. Gak ngejawab pertanyaan gue, Mas Azzam ngeraih tangan gue dan ngeletakin tangan gue dipipinya, "Gak panaskan sayang? Mas gak sakit" hah? Jawaban macam apa itu? Dengan tangan yang masih ikut digenggam Mas Azzam, Mas Azzam terus natap gue dengan tatapan yang gak bisa gue jelasin, Mas Azzam kenapa terus natap gue kaya gini? Kalau gue salah tinggal kasih tahu jangan malah ngebuat gue makin takut. "Mas kenapa? Mas jangan ngebuat Aya takut" tanya gue semak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD