Empat puluh lima Dengan malas Luc berjalan menuju pintu. Seseorang mengetuk pintu itu berulang kali. Dan ketika ia membuka pintu dilihatnya Caress berdiri di sana dengan mata berbinar. Gadis itu memakai atasan berbahu rendah dan rok di atas paha. Serta sepatu putih setinggi sepuluh sentimeter, memperlihatkan kaki jenjangnya yang lembut. Luc menatap gadis itu berulang kali, dari atas hingga ke bawah. Caress membuka ikatan rambutnya dan membiarkan rambut itu tergerai indah. Tatapan Luc berhenti di wajah Caress. Kali ini gadis itu memakai make-up yang tidak biasa. Dan wajah itu terlihat benar-benar cantik. "Caress, kau di sini?" tanya Luc ragu. Gadis itu tersenyum kemudian melangkah masuk mendahului Luc. "Aku mencemaskanmu, Luc. Aku seperti tidak melihatmu selama satu tahun." Caress

