Mau seberapa lama pun Nathan menunggu, tetap tak ada balasan. Sejak malam itu, Nathan tahu dan sadar kalau ia sedang dijauhi oleh Azzura. Oke, ia akan memberi celah. Mungkin Azzura masih kaget dengan apa yang terjadi di antara mereka. Kaget dengan kedatangannya yang tiba-tiba. Lalu apa yang terjadi di antara mereka. Oke, ia tak akan mempermasalahkan ini. Ia akan menerimanya. Biar lah kalau memang maunya begitu. Biar lah ia yang mengalah. Nathan hanya tak ingin mengulang sejarah. Kalau ia juga membalas dengan batu, mereka bisa bubar begitu saja. Nathan menarik nafas dalam. Mencoba mengerti. Mungkin Zura memang masih terguncang dengan segala sesuatu yang tiba-tiba dan terkesan terburu-buru. Ya kan? Sedaei dulu, ia memang selalu ingin bergerak cepat. Karsna takut diambil orang. Ia merasa k

