Nathan berdeham. Sengaja berdiri tak jauh dari Azzura usai solat tadi. Ia melihat gadis itu lalu ikut menyusul dan solat bersama. Tapi Azzura berpura-pura tak melihatnya. Cewek itu malah berteriak memanggil Gita lalu berjalan cepat menuju gadis itu. Nathan menggaruk tengkuknya. Apa tak terdengar? Atau gadis itu tak tau dengan keberadaannya? Padahal tadi ia sudah sengaja memperlihatkan diri. Tapi kini malah menjauh pergi. Azzura kembali di si bukan dengan tugasnya. Berhubung sudah jam satu, ia kembali dengan pengeras suara. Kemudian memanggil anak-anak asuhan. Nathan berkesimpulan kalau Azzura tidak menghindarinya tapi gadis itu sibuk. Wajar lah, pikirnya. Zura datang ke sini bukan untuk bersenang-senang. "Iih! Gue ditinggal mulu!" seru gadis di belakangnya. Ia berjalan sambil merengut ke

