Disaat Terpuruk

2999 Words

Masuk kelas XII tentu saja, dunia Zura sudah sepi. Setelah UAS terakhir saat kenaikan ke kelaa XII kemarin, ia sudah mulai beradaptasi dengan dunia sekolah tanpa Nathan. Begitu pula dengan minggu-minggu pertama kembali ke sekolah sebagai anak kelas XII. Ia tak pernah tahu kabar Nathan. Ah jangan kan ia, teman-teman Nathan yang lain juga tak tahu. Katanya Nathan sudah tak mengaktifkan nomor lagi. Cowok itu sepertinya memang benar-benar ingin menghilang darinya tanpa bekas. Kecewa? Masa itu telah lewat. Kini Zura justru sedang menguatkan diri. Dan pagi ini, ia harus berangkat pagi-pagi sekali. Tantenya sudah bersiap. Dan.... "Ayok! Tante anterin!" "Tumben!" celetuknya. Tantenya berdesis mendengarnya dan ia terkekeh. Beberapa hari ini Tantenya memang sibuk di kantor. Bahkan lebih banyak le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD