Waktu Cepat Berlalu

2998 Words

Malam terakhir di Jakarta sebetulnya Nathan sempat ke rumah tantenya Azzura dan memantau dari jauh. Ya tentu saja Nathan ke sana. Ingin sekali melihat secara langsung namun tak mungkin. Ia tak mau semakin berat meninggalkan Azzura. Akhirnya hanya duduk di atas motor di dekat pohon pisang dan melihat rumah tantenya Azzura. Ia hanya sampai jam sembilan di sana. Kemudian terpaksa pergi. Ia harus bertemu Agus juga malam itu. Sejujurnya, banyak hal yang ia titipkan pada Agus. Ia meminta tolong pada sahabatnya itu kalau-kalau Zura butuh bantuan agar dapat membantunya. Agus tentu saja bersedia menolong. Dan saat mengatakan hal itu sejujurnya Nathan teramat sedih. Karena ia tak bisa lagi melakukan apa yang seharusnya ia lakukan untuk Azzura. Malam kepergian itu, Nathan juga sangat gelisah. Ia sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD