Diary

2999 Words

Zura lebih banyak santai di rumah. Ia menunggu pengumuman kelulusan SMA dan juga kampus dengan deg-degan. Pengumuman kampus berlangsung hari ini dan hingga siang, ia masih belum berani membuka hasilnya. Padahal teman-temannya sudah bertanya-tanya. Ia sungguh takut gagal. Orangtuanya hanya geleng-geleng kepala saja. Sampai akhirnya Ria yang membawa kabar berita. Apa katanya? Kata Bu Nanas, lo lulus UI! Sekolah tentu saja mendapat bocoran. Mereka bisa mengakses datanya dan gara-gara itu, Zura memberanikan diri. Walau tentu ada rasa takut dan kecewa. Tak urung, akhirnya ia bukan lalu tak lama ia berteriak. Meski hukan kedokteran, setidaknya ia tetap bisa melanjutkan kuliah di UI. Jujur saja, orangtuanya memang keberatan kalau ia mengambil kedokteran. Ya Zura bisa mengusahakan dengan jalur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD