Eric menaikan alis kirinya tinggi melihat Mika sudah melenggak masuk ke dalam ruangan Syahid berada. Setelah operasi pemuda itu langsung dipindahkan ke ruangan baru dan belum sepenuhnya sadar malah ingin bertemu dengan Mikaila. Sebenarnya apa yang terjadi antara mereka berdua sampai Syahid terburu-buru ingin bertemu ponaannya Gerald. "Kamu yang namanya Eric?" Eric sontak menolehkan kepalanya ke samping dengan mengerjapkan matanya samar memandangi seorang gadis berkerudung yang kini menatapnya tak bersahabat. "Hm, kenapa?" Eric sontak menarik diri dengan menjauhkan wajahnya saat gadis itu melangkah maju dan menatapnya lurus. "Aku gak tau seberapa banyak hutang oma aku sama kamu, dan aku pun gak tau kenapa bisa Syahid jadi jaminan dalam kesepakatan kalian." Jeda gadia yang tidak lain ada

