"Maksudnya?" tanya Derby setelah beberapa saat melajukan kendaraannya saat meninggalkan rumah mendiang Oma Uti. Dista mengerlingkan matanya ke atas. Dia tidak tahu harus memulai jawaban dari mana atas pertanyaan Derby. Sejenak dia menenangkan diri. "Cerita dong ... jangan buat aku gelisah lagi." "Ini adalah syal hadiah Om Arga untuk aku." Dista memulai. Sekilas Derby melirik syal yang ada di d**a kekasihnya itu. Derby memelankan laju kendaraan, ingin mendengar penjelasan Dista selanjutnya. " Hadiah karena dulu aku nemenin Rara menghabiskan malam minggu bersama Gilang. Saat itu mereka jadian." Derby masih menunggu Dista bercerita. Tapi sepertinya tidak ada yang ke luar dari mulut Dista setelahnya. "Trus ... maksudnya disimpan? Dibuang?" Duh, Dista jadi bingung menjelaskannya. Apakah d

