"Ayo ... masuk." Lucu sekali. Jeffrey dan Dian tampak kaku bertemu dengan Dista. Sementara Derby masih dengan gaya santainya. "Nggak usah repot-repot, Dis ... kita cuma pengen ketemu elu, tadi udah minum di sebelah." Dista menggeleng. Dia terus saja membuatkan minuman teh hangat buat dua tamu jauhnya. Dan Derby membantunya. Saat Derby membantu Dista, Jeffrey dan Dian sempat memandang kekompakan mereka. Lalu mereka saling pandang. "Buatan Derby beda dong ama buatanku," ujar Dista. Dista menarik kursi kecilnya dan duduk di hadapan Jeffrey dan Dian. Sementara Derby duduk di kursi makan. "Dian ... nggak bilang kalo mau datang sama Jeffrey, kayak jadian aja kalian, ih." Pandangan Dista berbinar melihat Dian duduk di camping Jeffrey. Dian mencibir. Jeffrey apalagi. Cibirannya malah lebih

