Dista tertawa-tawa mendengar cerita Derby kali ini. Terbayang olehnya Derby yang masih berusia sepuluh tahun sudah memiliki tiga pacar dalam waktu yang hampir bersamaan. "Jangan tertawa, Dis. Kamu lupa dengan apa yang mereka alami." Tawa Dista pun surut. "Nggak papa ... aku nggak marah." "Iya, Deb." Derby lalu meneguk air minumnya. Seperti biasa dia menawarkan Dista untuk minum dari gelasnya. *** Derby perlahan mendekati Ibu Husna yang menjemput Husna hari itu. "Derby, Tante. Saya pacar Husna." Ibu yang berkerudung ungu muda itu terkesiap. Kaget sekali dia. Dipandangnya Husna yang berada di sisi Derby dengan tatapan tajam. "Kamu nggak cerita ke Ibu kalau kamu sudah berani punya pacar." Sudah ditebak. Perempuan akan memarahi perempuan. Aneh memang dunia satu ini. "Sabar, Tant

