Bab 161. Heran Dian

1131 Words

"Jadi Utari yang itu?" Dian tidak tahan lagi menahan uneg-unegnya. Memang setelah pertemuannya dengan Dista, Dian tidak banyak menanggapi. Selama perjalanan menuju kantornya dengan mobil yang disetir kakaknya tadi siang, Dia malah asyik memainkan ponsel pintarnya. Derby pun tidak mau bertanya. Karena sepertinya dia yakin bakal ada banyak pernyataan-pernyataan negatif tentang Dista dari Dian, terlihat dari sikap Dian tadi siang ketika dipertemukan dengan Dista. Dan dia tentu saja belum siap dengan itu. "Iya, kok elu kaku gitu sih tadi? elu kan teman SMP sampai SMA sama dia. Kenapa? Ada yang salah sama dia?" tanya Derby yang tengah santai duduk di meja dapur sambil menghadap laptop. Lalu dia memperbaiki letak hapenya dengan menggunakan bahu dan kepala sementara jari-jari tangannya asyik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD