Tidak sampai menunggu terlalu lama, sang pramusaji datang dengan menu yang sudah dipesan Derby. Dan dua mangkuk ramen beserta dua minuman mineral sudah mendarat cantik di hadapan Dista dan Derby. "Ini, Mbak Dista. Menu andalan kita. Semoga mbak Dista suka ya." Pramusaji sangat ramah berujar ke Dista. Dista merasa agak mendingan sekarang. Tampak senyum tipis tersungging di sudut bibirnya. "Aku tadi bilang kalo istriku baru pertama kali ke sini. Dan suka duduk disini. Aku bilang ke dia tolong kasih istriku waktu yang spesial saat ini. Itu saja." Dista lagi-lagi merasa tersanjung apa yang dilakukan suaminya itu. Derby benar-benar menunjukkan bahwa dia sangat ingin membahagiakan dirinya. "Derby," desah Dista. Dia tersenyum menggeleng. "Udah. Aku nggak mau kacau makan malam ini." "Nanti d

