"Charlie?" "Itu sudah di luar alur cerita, nanti kita lanjutkan." Dista masih penasaran. Tiba-tiba dia melirik ke paha Derby. Derby tertawa dibuatnya. "Untuk yang satu itu ... pembahasannya nanti. Biar kamu nggak kaget bertubi-tubi. Perlu waktu khusus, Dis." "Derby." Dan Dista pun sedikit kecewa. Dia masih penasaran dan cemas. Kalau benar-benar Derby tidak 'bereaksi', lalu apa yang bisa membuatnya terbuai di setiap kali berhubungan. Dan malam itu Dista benar-benar tidak bisa tidur memikirkannya. *** Derby tersenyum melihat Dista yang masih nyenyak tidur di pagi yang sudah hampir beranjak siang itu. Dia sendiri sudah sedari tadi bangun, bahkan sudah bersih mandi dan juga sarapan. Kini seperti biasa dia duduk di hadapan laptopnya. "Belum bangun juga bini lo, Der," tegur Patty yang m

