Bab 218. Sang Penyembuh

1005 Words

"Dan?" Dista meminta Derby melanjutkannya. Perasaannya mulai hangat. "Aku yang saat itu harus pulang ke Indo untuk riset. Aku memilih Sentra Timur sebagai tempat tinggalku. Aku takut Mama trauma bertemu aku." Derby menghela sejenak. Senyum senang tersungging di sudut bibir pinknya. "Lalu ... aku ketemu kamu. Entah kenapa saat kamu menyapa 'Halo' ke aku, jantungku berdetak kencang. Padahal selama menjalin cinta dengan Charlie aku sama sekali tidak pernah berniat atau tertarik berkenalan dengan perempuan." Derby menghela lagi. Dia sibuk mengatur napasnya yang memburu mengingat awal-awal berjumpa dengan Dista. Indah... "Kamu tau apa yang aku rasakan waktu kita berdua di dalam Lift itu, Dis?" Derby bertanya dengan raut wajah leganya. Dista menggeleng. "Mungkin kamu biasa saja. Malah ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD