Derbi benar-benar menyesali kejadian yang menimpa dirinya. Sejak sore itu dia tidak lagi bertemu Mamanya. Karena Mamanya tidak sudi lagi melihat wajahnya. Mamanya sangat malu atas apa yang diperbuatnya. Dan yang menyesakkan lagi Derbi memang langsung berangkat dengan Tante nya menuju Melbourne. Padahal Tante Patty sudah menyusun banyak rencana yang akan lakukan selama liburan di Jakarta. Sementara itu di sekolah, wajah-wajah sedih menghiasi sekolah Derby. Tidak saja pacar-pacar Derby yang sedih atas ketidakjelasan keberadaan Derby, tapi seluruh murid sekolah dan guru-guru juga menangisi Derby. Mereka merasa sikap Derby yang baik dan sayang kepada murid-murid perempuan memberikan perubahan yang positif terhadap proses belajar dan mengajar di sekolah. Dan pastinya mereka semua sangat kehil

