Dista memandang Derby kagum. "Aku speechless, Deb." "Aku tau." Derby menghela napas sejenak. "Banyak banget gadis-gadis yang nggak beruntung. Yang lebih parah lagi sesama mereka saling menghujat, tidak sedikit, Dis. Selama SMP aku berusaha mengingatkan mereka untuk jangan terlalu mudah terperdaya. Orang tua Gina dan Husna hanya dua contoh yang aku ceritakan di sini. Sebenarnya masih banyak orang tua gadis-gadis yang aku cegat dan aku ingatkan agar mereka menjaga dan memberi perhatian lebih kepada anak-anak gadis mereka. Angel adalah inspirasiku selama melakukannya ... gadis yang malang ... sampai dia matipun masih terus menjadi inspirasiku untuk terus mengawasi gadis-gadis malang, cukup dia saja yang mengalaminya" Dista seperti mengingat sesuatu. "Trus ... kisah kolam ini? Yang katan

