Secret-43

1357 Words

Sejujurnya Aiden tidak begitu memikirkan ucapan Kaleena kemarin. Tapi entah kenapa nyatanya Aiden tetap saja kepikiran, dengan ucapan itu. Rasanya mengganggu pikiran Aiden. Walaupun Kaleena tidak menjelaskan apapun pada Aiden, nyatanya dia merasa jika Kaleena benar-benar akan pergi. Tidak hal itu tidak boleh terjadi!! Meraih kunci mobilnya Aiden pun segera meninggalkan kantor, meminta Bima untuk mengurus semuanya. Dia akan pulang beberapa jam kedepan sebelum dia kembali lagi ke kantor. setidaknya kegundahan dalam hatinya bisa diutarakan dengan baik. “Pak Aiden mau kemana? Kita ada meeting penting Pak.” kata Bima mencegah Aiden yang hendak pergi dari kantor. “Kamu aja yang ngurus saya ada kepentingan mendadak. Ini tentang masa depan saya.” Bima masih mencerna ucapan Aiden, hingga t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD