2 tahun kemudian... Uluran tangan dan ucapan selamat terus di dapatkan oleh diaz setelah ia dinyatakan sebagai pemenang dari tender yang cukup besar di meeting kali ini. Diaz terus tersenyum senang dan bangga. Untuk kesekian kalinya setelah 2 tahun menjadi CEO di perusahaan kakeknya, diaz terus membawa perkembangan yang sangat baik. Dan yang paling terpenting adalah, perlahan lahan ia mulai menjatuhkan perusahaan milik genta dengan mengambil saham dan mengalahkannya dalam tender tender seperti ini. Diaz berjalan dengan gagahnya menyusuri lorong sebuah gedung yang tadinya ia tempati untuk mengadakan pertemuan bisnis itu. Sebelah tangannya masuk ke dalam saku celana bahan yang ia kenakan. Di belakangnya ada nezio, yang membawakan berkas berkas kantornya. Yap... hingga saat ini diaz masi

