Matahari perlahan mulai tenggelam. Menghasilkan sebuah pancaran cahaya yang sangat indah di angkasa. Semua itu tak luput dari pandangan diaz. Kini diaz berada di kantornya. Lebih tepatnya di ruangan nya yang berada di lantai paling atas gedung ini. Sebagian dinding di ruangan ini terbuat dari kaca, membuat diaz bisa menikmati keindahan sunset setiap hari dari sini. Masih sama seperti dulu, tak ada yang berubah. Diaz masih pecinta sunset. Dan ketika ia menyaksikannya hanya ada satu orang yang ada di pikirannya. Agatha. Diaz kembali melihat ke arah layar laptopnya yang masih menyala. Memperlihatkan sebuah undangan yang dikirimkan lewat email. Undangan itu di kirimkan dengan maksud untuk mengundang CEO Franklin Corp agar turut hadir dalam pertemuan dengan perusahaan perusahaan lain yang

