F25

1362 Words

Dipta mengerjabkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya. Ia menoleh kesamping nya, tempat dimana Agatha berbaring semalam. Namun ternyata Dipta tidak menemukan siapapun disana. Terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi. Dan bisa dipastikan jika itu adalah Agatha. Dipta memposisikan dirinya duduk bersandar di kepala ranjang. Pikirannya melayang tepat pada kejadian semalam, dimana itu adalah waktu yang seharusnya mereka lewati dengan indah namun tidak terjadi sesuatu apapun. Karena Agatha yang menolak. "Aku tau masih ada Diaz di hatimu. Mungkin Diaz sudah pergi tetapi jejak sentuhannya masih ada pada dirimu dan cintanya masih ada dihatimu" batin Dipta. Ceklek Dipta menoleh ke arah pintu kamar mandi yang terbuka dan muncullah Agatha dengan ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD