F19

1656 Words

Agatha berdiam diri di depan pintu utama rumah yang terlihat megah namun sepi ini. Ia merasa bimbang. Hati dan pikirannya terus bertentangan. Otaknya meminta Agatha untuk pergi dari rumah itu, namun hatinya meminta untuk ia masuk ke sana dan menemui seseorang yang telah lama tidak pernah ia kunjungi. "Masuk aja gapapa. Dari pada hati kamu ga tenang" ucap Dipta yang berdiri bersandar di mobilnya yang terparkir di pelataran rumah itu. "Tapi..." "Udah masuk aja" ucap Dipta lagi. Agatha menghela nafasnya. Ia melangkah mendekati pintu itu dan tangannya bergerak untuk menekan tombol di samping pintu. Tak lama ada seorang wanita paruh baya yang membuka kan pintu "Nona Agatha?" Ucap wanita itu terkejut. "Hai bibi Riana. Bagaimana kabarmu?" Sapa Agatha "Baik non. Silahkan masuk" Agatha m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD