F15

1833 Words

Agatha berjalan dengan menundukkan kepalanya di belakang agastya yang sedang marah padanya. Agastya membuka pintu apartemen Agatha kemudian menyuruhnya untuk masuk dengan gerakan mata. Agatha menghela nafasnya kemudian masuk ke dalam apartemennya. "Mau kemana kamu? Duduk!!" Ucap agastya dengan nada dinginnya saat Agatha melangkah menuju kamarnya. "Aku capek. Mau istirahat" "Kalau capek, kenapa masih nyari nyari masalah?" Ucapan agastya membuat Agatha mau tidak mau menuruti perkataan Abang kembarannya itu. Agastya sudah duduk di sofa itu dengan menatap tajam ke arah Agatha yang baru saja mendaratkan bokongnya di sofa depannya. "Kenapa kamu bisa ada disana?" Tanya agastya "Adek yakin, bang Gaga tau alasannya" balas Agatha. "Dan aku juga yakin kamu tau konsekuensi dari apa yang ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD