F40

2251 Words

Flash back Dipta membantu agatha untuk memgemas barang barangnya karena hari ini agatha sudah diperbolehkan oleh dokter untuk pulang. Dipta sangat senang ketika agatha mau kembali ke mashion mereka. Senyum tak henti hentinya terpancar dari wajahnya. "Biar aku aja. Kamu istirahat aja. Masih lemes gitu" ucap dipta pada agatha dengan sangat lembut. Agatha tersenyum padanya kemudian berjalan perlahan menuju sofa dan duduk dengan nyaman disana. Kini dipta yang membereskan semuanya. Pandangan dipta menangkap sebuah bucket bunga yang ada di atas meja. Bunga matahari bukanlah bunga yang di sediakan oleh rumah sakit. Biasanya rumah sakit akan menyediakan bunga mawar yang memang sengaja untuk pengharum ruangan selain bentuknya yang indah. "Bunga matahari? Dari siapa?" Tanya dipta. Agatha meli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD