*** "Ini apartemennya, gimana? Suka enggak?" Barusaja membuka pintu sebuah apartemen, pertanyaan tersebut lantas Marvin lontarkan pada Indira yang kini berdiri persis di samping kirinya. Menempuh perjalan selama dua puluh enam jam, pada akhirnya Indira juga yang lain tiba di new york dengan selamat dan setelah menempuh perjalanan darat dari bandara, mereka tiba juga di sebuah apartemen yang akan ditinggali selama tiga bulan ke depan. Tak dipesan secara dadakan, apartemen tersebut tentunya sudah dipesan lebih dulu oleh Marvin sehingga ketika sampai, dia dan yang lain hanya perlu melakukan konfirmasi. Tak terpisah dengan Tiffany, setelah ini Indira juga Marvin akan tinggal di apartemen yang sama karena memang biaya sewa yang jelas tak murah Indira mau pun Marvin harus pintar-pintar meng

