"Mas Damar!'' Damar tersenyum saat berpapasan dengan orang yang ia kenal di tempat parkir sebuah rumah makan. "Aluna. Kamu ngapain di sini?" "Aku habis makan sama teman, Mas," jawab Aluna, "Mas sendiri, udah selesai makan atau baru mau makan?" "Baru mau. Ini aku baru sampai," jawab Damar sembari menunjuk pada mobil yang terparkir tidak jauh darinya. "Oh." Aluna melihat pergelangan tangan. "Ya udah deh. Aku pulang duluan, Mas. Gak apa-apa kan Mas makan sendiri?" "Gak apa-apa," jawab Damar. "Jangan ngelamun kalau lagi sendirian, nanti kesambet," ujar Aluna lagi. Damar terkekeh. "Ya udah. Aku duluan, Mas," pamit Aluna. "Tunggu, Lun!" cegah Damar. "Ada apa, Mas? Tadi katanya gak apa-apa makan sendiri." "Bukan soal makan. Itu lihat, tali sepatu kamu lepas. Nanti kalau keinjak lagi, k

