"Maaf ada perlu apa ya?" tanya Salsa kepada pria bertubuh kekar, pria itu memakai pakaian santai, namun terlihat begitu gagah. Arees tersenyum tipis, lalu membuka kaca mata hitamnya, Arees mengulurkan tangan kirinya mengajak Salsa bersalaman, "Nama saya, Arees." Salsa menerima uluran tangan Arees, "Salsa." "Ternyata kamu jauh lebih cantik aslinya di bandingkan di foto." Arees memuji Salsa, padahal itu semua adalah dusta. "Terima kasih," ucap Salsa yang masih terlihat ketus. "Perusahaan aku akan mengeluarkan produk kecantikan, aku ingin sekali Nona Salsa jadi model produk tersebut, bagaimana?" tawar Arees. "Mmmm, gimana ya jadwal saya masih padat, jadi kek nya saya tidak bisa deh, maaf Tuan Arees." Salsa menyatukan kedua telapak tangannya, Salsa memang termasuk model yang tidak gamp

