"Menurut kamu bagaimana kelanjutan hubungan kita?" tanya Bim. Tatapan matanya nampak jelas tersirat bahwa ada sebuah permintaan atau sebuah harap yang tak terucap. Ratu memandang lurus pada sosok pria yang saat ini ada di hadapannya. Wajahnya tampak begitu tenga. Ya... selalu tenang, wajahnya selalu tenang dan setiap sikap juga kata-katanya selalu terdengar hangat. Hanya sayang, apapun yang dia lakukan tidak ada satupun yang dapat menggetarkan hati Ratu, tidak ada yang dapat menembus hati wanita yang kini ada di hadapannya ini. Sementara untuk Ratu sendiri, jika ia diberikan pertanyaan yang seperti itu jelas akan sangat membuatnya bingung. Bukan hanya pertanyaannya tapi juga bagaimana dia bisa menjawabnya. Karena sejatinya tidak ada perasaan apapun pada Bimo. Ratu terdiam beberapa sa

