Dean pov Sialan! Aku baru mengenali orang yang mereka panggil Abang. Dia dulu pernah bertanding judo melawanku dan kukalahkan di ronde pertama. Dia pikir aku cuma lihai di bidang judo, padahal aku menguasai hampir seluruh kemampuan bela diri. Hanya saja memang aku sering mengikuti pertandingan judo sehingga namaku terkenal di bidang itu. Queeny menatapku dengan pandangan bertanya~tanya. Masa penyamaranku harus terbongkar sekarang? Bagaimana janjiku kepada Papa? Saat aku masih belum bisa memutuskan berbuat apa, pertolongan datang dari orang yang tak kuduga sama sekali! Queeny mendesah keras lalu menepok jidatnya sendiri seakan teringat sesuatu. "Dean! Tentu saja, gue baru ingat siapa dia. Kapan hari dia pernah menabrak mobil gue, tepatnya supirnya yang membawa mobilnya dan meny

