TIGA PULUH DUA

2698 Words

Rendra, Risky dan Gevan saling pandang satu sama lain, lalu melirik ke arah Malvin yang sejak tadi tampak menatap ke depan dengan senyuman yang tak pernah luntur di wajah cowok itu. Membuat ketiga teman nya terheran-heran. "Gila apa ya ni bocah, daritadi senyum-senyum mulu." Rendra bersuara heran, masih memperhatikan Malvin. "Tauk! Gak pegel apa tu bibir senyum mulu." Tambah Risky. Gevan ikut memperhatikan arah pandang Malvin, seketika dia mendengus saat mengetahui kemana arah pandangan sahabat nya itu. Dia lalu mengode Rendra dan Risky. "Ck, pantesan dari tadi senyum mulu. Ternyata lagi liat ibu negara di kejauhan." Sindir Redra. "Ya elah, gak bakal ilang Vin, di lihatin terus perasaan." Tambah Risky, dengan kekehan pelan nya. Malvin menghela nafas nya mendengar ledekan teman-teman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD