Tangan Malvin perlahan menyentuh gagang pintu tersebut. Mendorong nya, hingga pintu itu terbuka sempurna. Mata nya langsung saja di sambut suasana kamar yang di d******i oleh warna biru laut, dan beberapa figura yang terpajang di dinding kamar tersebut. Namun, mata nya hanya fokus pada satu objek yang tengah terdiri di ranjang besar tersebut. Malvin melangkah mendekati ranjang itu setelah menutup pintu. "Transplantasi jantung, satu-satu nya cara kesembuhan Zeta." "Saya tidak nutup kemungkinan jika sewaktu-waktu kondisi Zeta kembali memburuk Malvin." "Pengidap jantung itu sulit untuk di tebak kondisi nya. Karna kelainan jantung bisa kambuh kapan saja." "Pastikan Zeta meminum obat itu secara rutin, karna jika tidak, maka kondisi Zeta bisa saja drop seketika." "Jangan terlalu keras pad

