DUA BELAS

3525 Words

Malvin termenung di balkon kamar apartemen nya, menatap lurus ke depan sana yang terlihat gelap dan hanya di terangi lampu jalan yang samar-samar. Di biarkan nya, tubuh nya terkena embun-embun air hujan yang di terbang oleh angin malam yang cukup kencang. Pikiran Malvin melayang pada kejadian yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Kejadian yang benar-benar menyita perhatian dan pikiran nya. Kondisi kesehatan Zeta yang memburuk lah faktor utama kacau nya pikiran dan gelisah nya hati Malvin. "Kelainan jantung." Malvin terdiam dengan pandangan terus ke arah Azka yang juga menatap nya. Sorot mata Malvin memang dingin, namun berbanding terbalik dengan jantung nya yang mendadak berdetak cepat, setelah mendengar dua kata itu dari Azka. "Dari hasil pemeriksaan, kelainan jantung yang di ala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD