"Arghh--Malvin sakit!!" Zeta menjerit di sertai tangis nya yang pecah. Dia menyentak kuat tangan nya hingga terlepas dari cengkraman kuat tangan Malvin, saat mereka telah berada di taman belakang kampus. "Ngapain kamu tadi sama dia?!" Malvin bersuara dengan rahang yang mengeras. Mata nya menatap tajam dan berkilat marah ke arah Zeta. Lagi-lagi dia buta akan air mata Zeta. Zeta tidak menjawab, gadis itu hanya menunduk dan terisak dalam tangis nya. Antara takut dengan Malvin dan rasa sakit di tangan nya. "JAWAB!!! NGAPAIN KAMU SAMA DIA ?!! BERAPA KALI AKU BILANG JANGAN BERINTERAKSI SAMA DIA?!! KAMU GAK NGERTI BAHASA MANUSIA HAH?!" Tangis Zeta semakin menjadi-jadi saat Malvin menyentak tangan nya cukup kuat. Membuat tubuh nya bergetar hebat. "AKU DIAM TADI PAGI SAAT NGELIHAT KAMUS SATU M

