Happy Reading . . . Tap tap Suara derap langkah kaki kian mendekat. Deg! "Si-siapa" suara Kesya bergetar "Astaga, Tuhan!" Kesya merasakan ada tangan melingkar pada perutnya. "Rangga?" gumam Kesya ketika mencium bau parfum yang tidak asing, nafas tak karuannya mulai normal lagi "Sssttt!" Rangga menelusupkan kepalanya pada celuk leher Kesya menghirup aroma yang ia rindukan "Rang.." Cup! Rangga memutar tubuh Kesya lalu melahap bibir ranumnya, menghentikan bibir Kesya yang terus bicara. Kesya menatap suaminya heran. "Cukup!" Rangga menempelkan telunjuknya pada mulut Kesya yang akan kembali melontarkan banyak pertanyaan. "Aku hanya ingin memelukmu seperti ini, jangan bertanya mengapa dan jangan mengucapkan apapun." tutur Rangga yang kembali memeluk tubuhnya Kesya menurut, lagi pul

