"Sueny, cepat turun, Jonathan sudah menunggu di bawah." Sekar berteriak dari balik pintu kamar Sueny yang tertutup. "Iya, Ma. Bentar lagi Sue turun," jawab Sueny. "Oke, cepat, ya," kata Sekar. Sueny menghela napasnya perlahan. Melihat kembali penampilannya di hadapan cermin besar di kamarnya, memastikan kalau penampilannya tidak berlebihan. Dengan langkah terburu-buru, Sueny pun menuruni anak tangga. Dapat Sueny lihat Kevin tengah menunggu di ruang tamu. Duduk di sofa bersama dengan Harold, entah apa yang mereka berdua bicarakan. "Jo?" panggil Sueny. Kevin menoleh kemudian tersenyum simpul, "Sudah siap, Sueny?" tanya Kevin. "Tentu," jawab Sueny. "Kalau begitu saya pergi dulu, Om, Tante." Kevin pun berpamitan kepada kedua orang tua Sueny. Harold dan Sekar mengangguk menyetujui. Sue

