Bab 32

1502 Words

"Jo," bisik Kevin. Sueny tidak menjawab. Masih ada perang dalam batinnya. Ia masih teringat akan kata-kata Adara yang sukses membuat moodnya hancur berantakan. "Kamu kenapa, Sueny? Menangis?" tanya Kevin setelah merasa Sueny terisak pelan. "Nggak," bantah Sueny. "Adara bilang apa?" tanya Kevin. "Nggak, nggak ada," elak Sueny, "ngomong-ngomong ... Papa sama Mama lihat," kata Sueny canggung. Kevin masih tetap memeluk Sueny erat. Enggan melepaskannya segera. "Mereka gak akan membunuhku karena aku memeluk anaknya, kan?" bisik Kevin. "Sepertinya." "Aku senang." Kevin tersenyum, kemudian melepaskan pelukannya. Sueny menunduk, wajahnya kini sudah merah padam bak kepiting rebus. Jangankan menatap kedua mata Kevin, mengangkat kepala nya saja Sueny malu. "Duh yang lagi kasmaran," goda Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD