"Apa...?" Genevieve menatap Moray tidak percaya. Jauh dalam dirinya ia pun tidak ingin mempercayai semua ucapan itu. Tetapi raut serius Moray membuatnya kecewa lagi. Padahal, mengetahui kekasihnya ternyata ingin dibunuh oleh ayahnya sendiri cukup menyakitkan untuknya. Seketika Genevieve mengingat segala hal mengerikan yang telah ia lakukan pada Marine dulu. Sial baginya, semesta membayar karmanya sekarang. Siren jantan itu tidak punya pilihan selain menelan semuanya pahit-pahit. "Tidak hanya Marine, sebetulnya ayahmu ingin membunuh siapa saja yang sudah berkaitan dengan siren. Sayangnya, sepertinya manusia yang berkaitan dengan siren bukan hanya Marine saja." lanjut Moray. Raut serius itu berubah kesal. Iris hijaunya menatap ke samping seakan sebetulnya ingin menghindari situasi sulit i

