Bab, 20. Dimas murka!

1107 Words

Pintu terbuka lebar, dan mereka dipersilahkan masuk tanpa ada kata sambutan bahkan hanya sepatah katapun. Setelah Diaz masuk kedalam rumah, akhirnya Dimas memberikan hadiah berupa bogeman mentah di wajah pria itu. "Mas! Jangan lakukan itu!" pekik Cantika saat ia melihat Diaz jatuh tersungkur karena bogeman dari Dimas. "Astaga, mas?! Apa yang kamu lakukan?! Berhenti, jangan melakukan tindakan kekerasan begini!" Arum yang melihat hal yang dilakukan suaminya akhirnya berusaha menarik suaminya meskipun kekuatannya tak sebanding dengan suaminya yang tengah emosi. Cantika tampak memeluk Diaz dan berusaha melindungi Diaz dari amukan kakaknya. Tapi, seberapa besar mereka mencoba menghentikan, nyatanya Dimas tak lagi dapat dikendalikan. Beberapa bogeman akhirnya Diaz dapatkan, dan bukan hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD